GMNI DEMO DI DEPAN MARKAS POLRESTABES MEDAN

 

Medan, 28 Juni 2024 – Puluhan anggota Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Komando Polrestabes Medan pada Kamis, 27 Juni 2024. Demonstrasi dimulai sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan HM. Said, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam aksinya, para demonstran mendesak Kapolrestabes Medan untuk segera menyelesaikan masalah kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba yang semakin meresahkan di Kota Medan. Julpadli Simamora, pimpinan aksi, mengungkapkan bahwa situasi kriminalitas dan narkoba di Medan sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak terkendali, menyentuh semua lapisan masyarakat termasuk anak-anak.

"DPC GMNI Kota Medan meminta Kapolrestabes Medan untuk bertindak tegas terhadap pelaku kriminalitas dan narkoba yang meresahkan warga Kota Medan," ujar Julpadli. Ia juga menegaskan bahwa Polrestabes Medan memiliki kewajiban untuk melindungi dan mengayomi masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Massa juga menilai bahwa Polrestabes Medan lambat dalam menangani berbagai masalah kriminalitas dan peredaran narkoba. Mereka mendesak Kapolrestabes untuk menindak tegas anggota polisi yang terlibat dalam kejahatan dan peredaran narkoba di Medan.

Dalam aksi ini, massa sempat menggoyang pintu pagar Polrestabes Medan dan membawa ban bekas yang rencananya akan dibakar di depan pintu masuk markas tersebut. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan "Kapolrestabes Medan lagi apa? Lagi bobok" dan "Jangan diam Medan dalam bahaya".

Para demonstran meminta Kapolrestabes Medan untuk meningkatkan pengamanan dan pemeriksaan di setiap perbatasan kota, baik darat, udara, maupun laut, guna mencegah masuknya narkoba ke Kota Medan. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, DPC GMNI Kota Medan menyarankan Kapolrestabes untuk mundur dari jabatannya.

Aksi ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap tingginya tingkat kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba di Medan, serta harapan mereka agar pihak kepolisian lebih responsif dan tegas dalam menanganinya (RI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tragedi : Akibat Buah Kecubung Dua Orang Melayang Pindah Alam

DI MULAI SEGERA LOWONGAN KERJA PENJAGA TAHANAN LULUSAN SMA DAN SMK

Sejarah Desa Dolok Manampang: Dari Pembibitan hingga Wisata Kuliner Kampung Tahu